Akibat Lemah pengawasan Jual beli kebun di hutan produksi di Desa Pemusiran berjalan mulus

Berita, Daerah31 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
SAROLANGUN – Akibat Lemahnya pengawasan dari instansi terkait Jual beli kebun Kelapa sawit di Hutan Produksi yang berada di hulu sungai Puntian Desa pemusiran berjalan mulus, meskipun jual beli tersebut tidak melibatkan Kepala Desa setempat

Seperti hal yang baru saja terjadi pada tanggal 21 Mei 2026 jual beli antara Hotman Hutagaul yang tinggal di Medan dan Thomas Ginting Munthe seorang warga Medan yang tinggal di Batam.

Menurut informasi dari Sumber media ini PS, mengatakan jual beli lahan perkebunan kelapa sawit tersebut tidak melalui Kepala Desa, namun disaksikan oleh Notaris dari Sarolangun, PS menjelaskan jika Kebun Kelapa sawit tersebut berada di Hutan Produksi lokasi nya berada di hulu sungai Puntian Desa pemusiran.

Baca Juga  Cegah aksi Demo Bupati Muratara akan gelar Rapat membahas soal Tuntutan Masyarakat

Tidak tanggung-tanggung harga jual beli kebun seluas 40 Hektar di hutan produksi tersebut sebesar Rp 3 milyar menurut keterangan PS pada media ini melalui sambungan telepon kemarin sore 29 Juni 2026.

Terkait informasi dari PS tersebut media mencoba konfirmasi langsung degan Kepala Desa Pemusiran M. Syahid, S.pd di arena MTQ pada malam tgl 29 Juni 2026, M. Syahid membenarkan adanya transaksi jual beli namu tidak melalui dia karena Kepala Desa tidak berani mengeluarkan surat jual beli jika lokasi kebun kelapa sawit tersebut berada di Hutan Produksi atau hutan HP, takut persoalan hukum di kemudian hari.

Namun apa yang terjadi kegiatan jual beli tersebut tetap terjadi meskipun tanpa melibatkan Kepala Desa, Syahid membenarkan jika lokasi kebun kelapa sawit tersebut berada di Hutan Produksi sungai Puntian Desa pemusiran

Baca Juga  Kades Lubuk Bangkar Laporkan ke Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun dua Unit Rumah Warganya Kebakaran

Terkait informasi jual beli tersebut media ini telah mencoba konfirmasi langsung kepada pembeli yaitu Thomas Ginting Munthe melalui pesan WhatsApp dari sore kemarin pukul 16-48 wib hingga dilanjut konfirmasi ke dua dari pagi pukul 09-27 wib hingga sore pesan konfirmasi yang dilayangkan media ini hanya di baca oleh Thomas Ginting Munthe, Thomas Ginting Munthe lebih memilih Bungkam ketimbang menjawab pesan konfirmasi yang dilayangkan.

Semetara itu Kphp limau unit Vlll ilir Kabupaten Sarolangun belum dapat di konfirmasi untuk dimintai keterangan nya terkait jual beli perkebunan kelapa sawit di Hutan Produksi yang berada di hulu sungai Puntian Desa pemusiran tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *