MTQ ke-X Tingkat Kabupaten Muratara di Buka oleh Wabup H Junius Wahyudi

Advetorial, Berita207 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
MURATARA – MTQ ke-X Tingkat Kabupaten Muratara di Buka oleh Wabup H Junius Wahyudi Selasa malam (28/4/2026), di Lapangan Silampari.

Ajang syiar Islam tahunan ini mengusung tema “Mencintai Al-Qur’an, Muratara Bermartabat” dan diikuti ratusan peserta dari seluruh kecamatan di wilayah tersebut.

Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat penting daerah. Tampak hadir Wakil Bupati Muratara H. Junius Wahyudi, Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Adinata, Wakil Ketua II DPRD Muratara H. Zainal Abidin, Dandim 0406 yang diwakili Letnan Inf Hendri Caus, serta Wakapolres Kompol Yudi Kholis.

Kehadiran para pejabat ini menandai dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ sebagai agenda pembinaan keagamaan daerah.

Turut hadir pula Kepala Biro Kesra Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Sunarto, Sekretaris Daerah Muratara Drs. H. Elvandary, Kepala Kantor Kementerian Agama Muratara Dr. H. Ikbal, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. M. Ali, Ketua TP-PKK Hj. Nafisah, jajaran kepala OPD, para camat, tokoh agama, unsur perbankan, hingga perwakilan perusahaan.

Baca Juga  Menolak keras Ir Dedy Hendry menjabat Sekda, DPRD Sarolangun Akan Surati Gubernur Jambi

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Muratara H. Irwan Susi Sastro menjelaskan, MTQ ke-X tahun ini diikuti sebanyak 218 peserta.

Seluruh peserta merupakan kafilah terbaik yang mewakili kecamatan masing-masing dan akan bersaing menampilkan kemampuan terbaiknya dalam sejumlah cabang perlombaan.

Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khath atau kaligrafi, Qiraat Mujawwad, hingga Tafsir Al-Qur’an.

Ragam cabang tersebut menjadi wadah untuk menjaring qari dan qariah terbaik, sekaligus mengukur sejauh mana pembinaan Al-Qur’an berjalan di tengah masyarakat Muratara.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Kesra Provinsi Sumsel Drs. H. Sunarto menegaskan pentingnya profesionalisme dewan hakim dalam menjalankan tugas.

Ia meminta seluruh hakim menjunjung tinggi objektivitas agar hasil penilaian benar-benar melahirkan kafilah unggulan yang nantinya mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Baca Juga  Tanggap Laporan Masyarakat Polsek Pauh kroscek Lapak dan Refinery di Samaledang

Di tempat yang sama Wakil Bupati H. Junius Wahyudi dalam Sambutannya menekankan bahwa MTQ bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan sarana strategis untuk membentuk karakter masyarakat yang religius, mencintai Al-Qur’an, serta memiliki akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

MTQ ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi menjadi wujud kecintaan kita kepada Al-Qur’an. Para peserta adalah duta terbaik dari kecamatan masing-masing,” ujarnya di hadapan para tamu undangan dan peserta.

Ia juga mengingatkan dewan hakim agar menjaga integritas selama proses penilaian berlangsung. Kepada seluruh peserta, Wakil Bupati meminta agar menjunjung tinggi sportivitas, sementara para camat diminta aktif memantau dan mendampingi kafilah masing-masing hingga seluruh rangkaian perlombaan berakhir.

Baca Juga  Baksos Polri Presisi Polres Sarolangun Bersama Mahasiswa Aliansi BEM dan OKP Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Meski berada di tengah kondisi efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara tetap berkomitmen melaksanakan MTQ sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu mengharumkan nama Muratara di tingkat provinsi maupun nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *