Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi, Dinas PUPR Sarolangun Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksana Irigasi

Advetorial, Berita39 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
SAROLANGUN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi, khususnya dalam pengelolaan jaringan irigasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Jabatan Kerja Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi Level 4 dan 5 serta Pengamat Irigasi Level 6, yang dilaksanakan selama dua hari, 2–3 September 2026, di Aula Hotel Nafiti Sarolangun.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun, Ir. Muhammad Arief RH, MUM, Rabu (2/9/2026).Turut hadir Kepala Dinas PUPR Sarolangun Arif Hamdani, ST, Sekretaris Dinas PUPR Sarolangun Bahder Johan, ST, Kabid Bina Program Dinas PUPR Sarolangun Erry Harry Wibawa, S.Hut, M.Sc, M.Eng, jajaran P3SM Mandiri Provinsi Jambi selaku mitra pelaksana, narasumber, instruktur, asesor, Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, serta para peserta pelatihan dan sertifikasi.

Dalam Sambutannya, Kepala Dinas PUPR Sarolangun Arif Hamdani, S.T. menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari dengan rangkaian pembelajaran teori dan praktik lapangan.

Baca Juga  Surat Peringatan tidak di gubris Bupati Muratara H Devi Suhartoni Ambil Langkah Tegas tertibkan Peti

Untuk kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 2 September 2026 bertempat di Aula Hotel Nafiti. Sedangkan pada hari kedua, Kamis, 3 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan observasi lapangan pembangunan Daerah Irigasi Batang Asai dan asesmen kompetensi peserta,” ujar Arif.

Ia menyebutkan, sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur penjaga bendung, penjaga pintu irigasi, ASN teknis PUPR, serta Forum Masyarakat Peduli Air.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan P3SM Mandiri Provinsi Jambi, lembaga yang bergerak dalam layanan pelatihan, pembinaan, pendampingan, hingga uji sertifikasi profesi.

Ditempat yang sama, Sekda Sarolangun Muhammad Arief menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, instruktur, asesor, serta P3SM Mandiri Provinsi Jambi yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembangunan dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air, terutama jaringan irigasi, memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Infrastruktur irigasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, tetapi juga menyangkut bagaimana infrastruktur tersebut dapat berfungsi, dipelihara, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, terutama sektor pertanian,” kata Arief.

Baca Juga  Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Bersama Wabup Tinjau Jalan Terputus di Kecamatan Limun

Menurutnya, Kabupaten Sarolangun memiliki potensi sumber daya air dan kawasan pertanian yang cukup besar sehingga membutuhkan dukungan sistem irigasi yang dikelola secara baik dan berkelanjutan.

Karena itu, keberadaan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, profesional, serta memahami standar pekerjaan konstruksi dan pengelolaan irigasi dinilai menjadi kebutuhan penting.

Pelatihan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam pekerjaan infrastruktur irigasi,” jelasnya.

Arief berharap, melalui pelatihan tersebut, pengalaman yang selama ini dimiliki para peserta dapat diperkuat dengan pengetahuan teknis, pemahaman standar kompetensi, serta pengakuan kompetensi melalui proses asesmen.

Dengan demikian, kemampuan tenaga kerja tidak hanya mengandalkan pengalaman di lapangan, tetapi juga memiliki standar kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Baca Juga  Tim Gabungan Sidak Harga Beras di Kabupaten Sarolangun, ingatkan Pedagang Harga Sesuai HET

Saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan. Materi yang sudah didapatkan di dalam ruangan bisa langsung dilanjutkan dengan melakukan observasi lapangan di lokasi pembangunan Daerah Irigasi Batang Asai serta dilakukan asesmen kompetensi, sehingga tidak hanya mengejar kehadiran atau sertifikat saja,” tegasnya.

Ia juga meminta peserta aktif selama mengikuti pelatihan, baik dalam bertanya, berdiskusi maupun berbagi pengalaman terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

Kepada para peserta, saya berpesan agar selama pelatihan aktif bertanya, berdiskusi, berbagi pengalaman, dan tidak ragu menyampaikan persoalan yang selama ini dihadapi di lapangan,” tambahnya.

Sekda juga memberikan apresiasi kepada P3SM Mandiri Provinsi Jambi atas kerja sama dan dukungan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang konstruksi di Kabupaten Sarolangun.

Ia berharap peningkatan kompetensi tenaga kerja tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur, khususnya jaringan irigasi di Kabupaten Sarolangun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *