Kadis PUPR Dampingi Bupati Sarolangun Gotong Royong Bangun Jalan Rigid Beton di Desa Sepintun

Advetorial, Berita23 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
SAROLANGUN – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun, Arif Hamdani, ST, mendampingi Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam kegiatan gotong royong pembangunan jalan rigid beton di Dusun Trans 3, Desa Sepintun, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun, pemerintah kecamatan dan desa, aparat kepolisian, tenaga ahli bupati, serta masyarakat setempat.

Bupati Sarolangun H. Hurmin mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Alhamdulillah, hari ini kita bersama tim dan kepala dinas yang hadir. Ada Dinas PU, kepala desa, camat, Bhabinkamtibmas, tenaga ahli bupati Pak Basuki, Kadis Sosial, Kadis Dispora, bersama masyarakat yang ada di Trans 3 Sepintun melakukan gotong royong bersama,” ujar Hurmin.

Baca Juga  Diduga PT. AWS Belum Bayar BPJS ketenagakerjaan Karyawan

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari visi dan misi pemerintah daerah. Pelaksanaannya dilakukan melalui pola kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, termasuk dalam penyediaan material maupun pelaksanaan pembangunan.

Ini memang hasil dari visi dan misi kita Anggarannya dari Dinas PUPR sharing dengan desa. Jadi kerja sama ini, ada yang menjadi tanggung jawab kita dan bahan-bahannya juga dari desa. Kita melakukan gotong royong bersama untuk percepatan pembangunan di desa yang memang sangat membutuhkan,” jelasnya.

Hurmin berharap kegiatan gotong royong tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Harapan kita dengan masyarakat, dengan adanya gotong royong ini silaturahmi terbangun dan pembangunannya juga dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Sebelum Razia PETI, Aktivitas Dompeng di Sungai Tembesi Mendadak Sepi, Informasi Operasi Diduga Bocor

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga hasil pembangunan yang telah dikerjakan.

Kalau kita bangun bersama, tolong dijaga. Kemudian harapan dari masyarakat dan Pak Kades terkait keberlanjutan ini akan kita upayakan, Kita berdoa bersama semoga anggaran kita membaik. Memang yang kita prioritaskan adalah desa-desa dan dusun-dusun yang sangat membutuhkan,” tuturnya.

Bupati menegaskan, keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Dengan adanya kolaborasi dan gotong royong bersama masyarakat, pemerintah berharap anggaran yang tersedia dapat memberikan manfaat yang lebih besar.
Dengan anggaran yang sedikit, manfaatnya bisa banyak karena ada kerja sama dengan masyarakat. Dengan begitu masyarakat juga merasa memiliki. Karena itu, pembangunan ini harus dijaga dan dirawat dengan baik supaya bisa awet dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Baca Juga  Delapan Pekerja PETI di Sarolangun Meninggal Tertimbun Longsor Saat Cari Emas

Penulis: Andra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *