Aktivitas PETI Diduga Marak di Batang Asai, Polsek Setempat Belum Beri Keterangan

Pelanginusantaranews.com, SAROLANGUN – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diduga masih marak di sejumlah wilayah Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.

Sejumlah alat berat terpantau beroperasi di beberapa lokasi untuk melakukan aktivitas penggalian tanah dan material sungai yang diduga berkaitan dengan penambangan emas.

Pantauan awak media saat melakukan investigasi di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Batang Asai menemukan aktivitas alat berat di beberapa titik.

Salah satunya berada tidak jauh dari kawasan Pasar Gerabak, tepatnya di pinggir jalan dan tidak jauh dari gudang minyak milik Haji. SRL, Di lokasi tersebut, terlihat dua unit alat berat jenis excavator sedang melakukan aktivitas pengerukan tanah.

Baca Juga  Ariyos Klarifikasi Tuduhan Warga Gurun Tuo Simpang

Aktivitas serupa juga terlihat di sepanjang aliran Sungai Batang Asai. Di Desa Raden Anom, terpantau dua unit alat berat sedang beroperasi. Sementara itu, aktivitas yang diduga PETI juga terlihat di wilayah Desa Datuk Nan Duo dan Desa Bukit Sulah.

Bahkan, dari atas jembatan penghubung Desa Kasiro menuju Desa Bukit Sulah, aktivitas sejumlah alat berat tampak dengan jelas. Puluhan unit alat berat diduga melakukan aktivitas penambangan di sepanjang aliran sungai, bahkan terlihat beroperasi di sisi kiri dan kanan jembatan.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan penertiban aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Batang Asai.

Awak media berupaya meminta keterangan dari Kepala Desa Bukit Sulah. Namun, saat didatangi di kantor desa, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi kemudian dilakukan ke kediamannya, tetapi kembali belum berhasil ditemui.

Baca Juga  Dafnedi Kepsek SMA N 3 Sarolangun Raih Juara Kepala SMA GTK Transformatif se-Provinsi Jambi tahun 2025

Sementara itu, pihak Polsek setempat juga belum berhasil dikonfirmasi terkait maraknya aktivitas yang diduga PETI tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai langkah pengawasan maupun penindakan terhadap aktivitas pertambangan yang terpantau di sejumlah wilayah Kecamatan Batang Asai.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak kepolisian, pemerintah desa, maupun pihak-pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai aktivitas tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *