Kades Meranti Baru Laporkan ke Camat terkait dipaksa Tandan Tangan Surat Pengunduran diri

Berita, Daerah1448 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
SAROLANGUN – Kepala Desa Meranti Baru Mukmin bintang Jum’at (28/11/2025) melaporkan kejadian yang menimpa pada diri nya yang mana pada hari Rabu tanggal 24 November sekira Pukul 9-30 wib saat itu Mukmin lagi berada di Kantor Camat Mandiangin Timur, di jemput beberapa orang dan di Bawak ke Kantor Desa Meranti Baru.

Sesampainya di Kantor Desa tenyata telah di tunggu Oleh sekelompok warga yang memaksa Mukmin bintang untuk mengundurkan diri Jabatannya sebagai Kepala desa degan tuduhan Mukmin melakukan Korupsi.

Tuduhan tersebut jelas dibantah oleh Mukmin pasal nya untuk segala kegiatan program pembangunan di Desa ada Tim yang Melaksanakan kegiatan dan untuk keuangan ada bendahara yang memegang anggaran biaya pembangunan.

Baca Juga  PTPN IV Region lV Kebun Bukit Cermin Bantu 12 Karung Pakan Ikan untuk Kelompok Tani Makmur Abadi Kelurahan Gunung Kembang

” Saya dipaksa menandatangani surat pengunduran diri yang telah mereka siapkan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan makanya saya tanda tangan, hari ini saya Melaporkan ke pada Pak Camat Mandiangin Timur atas kejadian ini.” Ujar Mukmin

Demi keamanan Mukmin mengaku menandatangani surat pengunduran diri tesebut sekira pukul 14 wib. Ada hal yang sangat brutal yang dilakukan oleh salah satu oknum warga tersebut kendaraan Motor yang dikendarai mukmin lagi parkir di halaman Kantor Desa Kuncinya dirampas dan motor tersebut di Bawak oleh oknum warga tersebut pergi.

Semetara itu Camat Mandiangin Timur Rendra Aptalisma, A.MKG.,S.km.,M.M saat di Konfirmasi mengatakan bahwa benar telah menerima pengaduan dan klarifikasi dari Kepala Desa Meranti Baru Mukmin bintang, Rendra menyebutkan Pemerintah kecamatan telah membuat berita acara yang akan di Laporkan ke Bupati Sarolangun.

Baca Juga  Kapolsek Pauh Harapkan Kerjasama Dengan Pemerintah Desa Terkait Informasi Kamtibmas

” Telah di buat berita acara klarifikasi oleh pak kades, dan hal tersebut akan kami laporkan kepada pak Bupati Sarolangun.’ pungkas Rendra (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *