Pemkab Sarolangun Evaluasi Program Unggulan, OPD Diminta Paparkan Capaian dan Kendala

Berita, Daerah616 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun Rabu (16/9/2026) menggelar Rapat evaluasi terhadap pelaksanaan sejumlah program unggulan daerah. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana capaian program, kendala dalam pelaksanaan, serta kebutuhan penyempurnaan program pada tahun-tahun berikutnya.

Rapat diselenggarakan di Ruang pola kantor Bappeda kabupaten Sarolangun dihadiri Ir. Muhammad Arief, RH., MUM, kepala Bappeda kabupaten Sarolangun ALI UMAR, S.Pd., M.Si dan para kepala OPD terkait.

Dalam Rapat evaluasi tersebut, pemerintah daerah menekankan pentingnya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu program unggulan menyampaikan perkembangan pelaksanaan secara terbuka, termasuk capaian, kendala, kebutuhan anggaran maupun berbagai masukan yang diperlukan.

Salah satu contoh program yang disampaikan dalam evaluasi adalah program yang dilaksanakan secara bertahap di desa. Untuk tahun 2026, pemerintah daerah telah mengalokasikan program tersebut bagi sekitar 40 desa. Selanjutnya, program akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2029 dengan target dapat mengakomodasi seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Sarolangun.

Evaluasi program unggulan ini juga diharapkan menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam melakukan review terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang direncanakan pada tahun 2027.

Baca Juga  PETI Marak di Dam Kutur Moenti, Puluhan Alat Berat Diduga Bebas Beroperasi, Kades Saat Dikonfirmasi Mengaku Tidak Tahu

Pemerintah menyadari bahwa dalam pelaksanaan program unggulan masih terdapat kemungkinan adanya kegiatan maupun subkegiatan yang perlu disesuaikan dengan kondisi dan komponen program yang ada.

“Evaluasi ini juga menjadi catatan dan masukan bagi kami, terutama untuk mereview RPJMD nantinya. Mungkin ada kekhususan dari program unggulan atau kegiatan dan subkegiatan yang perlu direvisi maupun disesuaikan,” ujar Ali Umar

Selain menjadi bahan penyempurnaan kebijakan, capaian program unggulan juga nantinya akan menjadi bahan laporan pemerintah daerah kepada masyarakat. Pada momentum hari ulang tahun Kabupaten Sarolangun, Bupati Sarolangun akan menyampaikan sejumlah program unggulan yang telah terlaksana maupun yang masih dalam proses pelaksanaan.

Karena itu, OPD pengampu program unggulan diminta menyampaikan data secara jelas mengenai perkembangan pelaksanaan program, termasuk capaian dan kendala yang dihadapi di lapangan.
Fokus Evaluasi Program Bidang Kesehatan.

Baca Juga  Polres Sarolangun Gelar Pengamanan Peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak

Dalam rapat tersebut, pembahasan kemudian diarahkan pada program unggulan di bidang kesehatan, khususnya Program Peningkatan Kualitas Kesehatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Dokter Maju. Pemerintah daerah meminta Dinas Kesehatan menyampaikan perkembangan program tersebut sejak tahun 2025 hingga tahun 2026.

Beberapa data yang menjadi bahan evaluasi antara lain jumlah pasien yang telah mendapatkan pelayanan, jenis penyakit yang ditangani, biaya pelaksanaan, serta sebaran pelayanan berdasarkan wilayah kerja masing-masing puskesmas.

Program Dokter Maju dilaksanakan melalui tim yang berada di enam puskesmas di Kabupaten Sarolangun, Data mengenai jenis penyakit yang ditemukan di lapangan juga dinilai penting untuk menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut program ke depan.

Salah satu perhatian khusus adalah penyakit tuberkulosis (TB), mengingat penanggulangan dan pencegahan TB juga merupakan salah satu program prioritas nasional.

Selain Dokter Maju, evaluasi juga mencakup program pemberian makanan tambahan dan gizi gratis bagi ibu hamil dan balita, layanan kesehatan gratis, serta peningkatan dan perbaikan sarana prasarana puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Baca Juga  Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Operasi Keselamatan, ada 7 Jenis Sasaran Pelanggaran Prioritas

OPD Diminta Fokus pada Progress dan Kendala Dalam rapat evaluasi, Kepala Bappeda Kabupaten Sarolangun, Ali Umar, meminta setiap OPD menyampaikan perkembangan program secara konkret.

Menurutnya, data mengenai anggaran dan persentase realisasi telah tersedia sehingga pembahasan dalam rapat lebih diarahkan pada capaian di lapangan serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program.

“Kalau ada kendala dalam pelaksanaannya, silakan disampaikan. Kalau memang ada usulan atau permasalahan, sampaikan. Kita fokus pada program masing-masing OPD, progress-nya berapa, kendalanya apa dan saran apa yang bisa membantu,” ujar Ali Umar

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun, Ir. Muhammad Arief, RH., MUM, turut memberikan arahan dalam pelaksanaan evaluasi program unggulan tersebut.

Evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan informasi yang lebih lengkap mengenai pelaksanaan program unggulan sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan pada tahun-tahun berikutnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *