
Pelanginusantaranews.com,
SAROLANGUN – Bupati Sarolangun yang diwakili Staf Ahli H Juddin, S.ag, Selasa (3/2/2026) Membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Mandiangin Timur.
Musrenbang di Laksanakan di Ruang Pola Kantor Camat Mandiangin Timur dihadiri Waka l DPRD Kabupaten Sarolangun Cek Marleni, SE, Kepala Bappeda Kabupaten Sarolangun Ali Umar, Camat Mandiangin Timur Rendra Aptalisma, AM, KG, S.km, MM, Perwakilan Kapolsek Mandiangin Bhabinkamtibmas Aipda Ari Mai anggara, Babinsa Serka Sarifudin, Perwakilan dari dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, Husairi,SH, Perwakilan dari Dinas Kesehatan, Perwakilan dari Disperindagkop, Ketua APDESI Kecamatan Mandiangin Timur Selamet Budi Rahardjo, Kepala Desa Jernang Baru Windra, Kepala Desa suka Maju Ari , Kepala Desa Jati Baru Sujarwadi, Kepala Desa Meranti Baru Mukmin Bintang, Kepala Desa Meranti Jaya Hozin Maksum, PJ Kepala Desa Guruh Baru Nursoleh, PJ Kepala Desa Jati Baru Mudo Rahmat Suharto, S.STP, M. Tr. Ap, PJ Kepala Desa Petiduran Baru Matriman, S,ST, Perwakilan dari PT inti Tirta dan PT Wanakasita Nusantara, para kasi, dan para Staf Kantor Camat Mandiangin Timur, Anggota BPD serta Perwakilan Masyarakat dari Beberapa Desa di Kecamatan Mandiangin Timur.
Dalam Sambutannya Camat Mandiangin Timur Rendra Aptalisma Mengatakan,
“Beberapa hari yang lalu musyawarah Musrenbang Desa, dalam pelaksanaan Musrenbang Desa kami kecamatan Mandiangin timur alhamdulillah berdasarkan musyawarah yang dilaksanakan di desa dalam melaksanakan dan menginput semua usulan prioritas dari Kepala Desa kami se kecamatan mandiangin timur, alhamdulillah telah terinput sebanyak 52 usulan dari Desa ataupun dari Kecamatan Mandiangin Timur.”
“Dimana dalam Musyawarah rencana kami kemaren di beberapa Desa bidang sarana dan prasarana Umum yang paling banyak, karena jelas kami sangat membutuhkan kecamatan Mandiangin timur infrastruktur masih banyak kurang di sana sini, kemudian bidang perumahan rakyat pemukiman itu sebanyak 7 usulan, bidang peternakan dan perikanan juga 7 usulan yang paling banyak pada dinas PUPR sebanyak 32 usulan”
“Jadi harapan kami kepada Bapak Bupati atau mewakili ibu ketua kepala Bappeda, usulan yang kami masukkan dalam sistem untuk paling tidak ada yang terealisasi tahun 2027, karena tahun ini kami Mandiangin timur, Kosong dari APBD, harapan kami tahun 2027 yang kami usulkan pada hari ini dapat terealisasi.”
Kemudian yang perlu kami sampaikan kepada Bapak Bupati ibu ketua dpr maupun kepala Bappeda yang sangat prioritas untuk kecamatan mandiangin timur dan ini sudah kami sepakati antara 10 Desa, kami selalu membutuhkan jalan yang bagus pak selain jalan aspal, Pelebaran jalan mulai dari simpang Taman Dewa sampai ke Desa Jernang baru, ini juga Bapak ketahui bahwa Beberapa Desa di dalam kecamatan Mandiangin timur pak belum ada yang memiliki aspal, beberapa desa di dalam kecamatan Mandiangin timur ini perlu diberikan aspal, harapan kami tahun ini ataupun tahun depan Desa yang belum memiliki aspal juga bisa bisa dilaksanakan pengaspalan.
Kemudian usulan prioritas yang kedua Soal Puskesmas saat ini kondisinya masih sangat kekurangan salah satunya adalah ruang rawat inap.
Kemudian yang tidak kalah penting terkait halaman Kantor Camat Mandiangin Timur kondisinya kalau hari hujan sangat Becek apabila ingin melakukan aktivitas ataupun kegiatan misalkan upacara ataupun senam bersama lapangan itu tidak bisa dipergunakan.Rendra meminta bisa dianggarkan untuk Paving block atau Conblock.
Ditempat yang sama Ali Umar Kepala Bappeda Kabupaten Sarolangun dalam Sambutannya mengatakan,Pada kesempatan Pelaksanaan musrenbang di tingkat Kecamatan Mandiangin Timur yang ke Enam, dari Musrenbang 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sarolangun. ” adapun masuk ke tujuan dari pelaksanaan musrenbang di tingkat kecamatan ini yang pertama menyelaraskan, menyinkronkan, mempertajam, memvalidasi setiap usulan dan menyepakati untuk kita teruskan kepada tahapan selanjutnya,”
” Namun sebelum pelaksanaan musrenbang seperti apa yang di sampaikan oleh pak Camat tadi ada pelaksanaan musrenbang di tingkat desa dan kelurahan, pelaksanaan Musrenbang di tingkat Desa dan kelurahan ini dimulai dari tanggal 12 januari sampai dengan 25 januari 2026, alhamdulillah untuk di kecamatan mandangin timur telah selesai dilaksanakan musrembang di tingkat desa sehingga muncul usulan yang sudah terekap di aplikasi (SIPD) sistem informasi pembangunan daerah itu sebanyak 52 usulan dari kecamatan mandiangin timur.” Kata Ali Umar
Semetara itu Cek Marleni SE Waka l DPRD Kabupaten Sarolangun dalam Sambutannya mengatakan, “Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Kecamatan Mandiangin timur Musrenbang ini sebagai wadah strategis kita untuk menyerap dan merumuskan aspirasi masyarakat secara terbuka dan bertanggung jawab, sebenarnya bapak ibu hadirin khususnya pak kades setiap tahun ini kegiatan kita wajib untuk melaksanakan ini tapi tetap sabar meskipun tidak terealisasi kita tetap jalankan laksanakan apalagi pak kades mungkin pak Dewan Reses terus tapi tidak ada yang terakomodir mohon maaf inilah keadaan sekarang, tapi karena itu kewajiban dasar dari kami untuk menyerap aspirasi masyarakat tetap kami jalankan, tapi kami mohon maaf nanti ya tadi Kepala Bappeda juga sudah menyampaikan biarpun itu saya sudah buka buku perencanaan semua dari kecamatan itu ada semua sebagian rises kami, jadi itu hal yang harus sejalan dengan program visi misi Bupati, kedepan mungkin kepala Bappeda ingatkan, jadi kami jangan sampai tahun ini mohon maaf semua dewan termasuk saya sebagai Wakil ketua 1, satupun pokir pokir kami tidak ada, namun kami tetap menyampaikan menyambut aspirasi masyarakat itu yang penting sejalan dengan Program visi misi Bupati yang ada di sudah dirumuskan dalam musyawarah desa dan kecamatan.
” apalagi tahun ini mungkin pak kades tahu sendiri terjun bebas mungkin anggarannya tapi tetap disyukuri masih sehat badan,
namun perlu saya sampaikan secara jujur kepada kita semua bahwa tahun anggaran 2026 merupakan tahun yang kondisinya fiskal daerah yang sangat ketat, diperketat kan dari anggaran kita yang direncanakan tahun 2026, 1,4 tinggal 1,2 berasa sekali 1,2 kalau MBG 1, 2 per hari
Kita 1,2 Satu tahun bayangkanlah bapak ibu tapi ini demi berjalannya visi misi Pemerintah kita ikuti itu.
jadi dari satu koma empat tinggal satu koma dua, disini belanja pegawai untuk bayar gaji aja sudah 700 tinggal 500 bapak ibu, mau dikemanakan itu yang penting berjalan administrasi kita, bayar listrik bayar ini semua itu pak camat ya kita bagi-bagi 11 kecamatan terus yang lain-lainnya juga di setiap OPD seperti itu inilah keadaannya, apalagi pak kades ya yang tadinya ada anggarannya 800 tinggal 2 Ratus yaitu cuman lebih berat beban kerja pak kades lagi ada KOPDES ada ketahanan pangan, tapi jalanin aja insya allah mungkin terbaik untuk kita untuk kesejahteraan masyarakat ke depan.
Maka dari itu keterbatasan kemampuan keuangan daerah ini menyebabkan ruang fiskal untuk membiayai pembangunan menjadi sangat terbatas bahkan hampir tidak memungkinkan untuk memadai seluruh kebutuhan pembangunan yang diusulkan, oleh karena itu diperlukan pemahaman bersama serta penempatan skala prioritas, jadi mungkin yang penting-penting aja yang kita masukkan khususnya itu.” Ujar Cek Marleni
Sambutan dilanjutkan sekaligus Pembukaan Kegiatan Musrenbang Kecamatan Mandiangin Timur oleh Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.ag.
H Juddin mengatakan, Musrenbang Kecamatan merupakan amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan memiliki strategis dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan Daerah khususnya dalam meningkatkan Kesejahteraan masyarakat, forum ini menjadi ruang musyawarah para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan dan menyepakati prioritas pembangunan sekaligus menampung usulan program dan kegiatan masyarakat, hasil musrembang Desa agar terintegrasi dengan protes pembangunan kabupaten dan sebagai bagian dari tahapan proses penyusunan rancangan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Sarolangun.
RKPD sebagai rencana kerja tahunan merupakan bagian dari siklus perencanaan dan penganggaran daerah yang disusun melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat serta memadukan proses perencanaan dari atas ke bawah Top down dari bawah ke atas atau Bottom Up dalam tata kelola pemerintahan.
” hadirin yang berbahagia pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengucapkan apresiasi yang luar biasa bagi saudara camat beserta aparatur desa khususnya operator yang telah mampu mengaplikasi penggunaan sistem informasi pemerintah daerah republik indonesia, perencanaan pembangunan dari kementerian dalam negeri republik indonesia dalam menyampaikan hasil musrembang desa, hadirin yang berbahagia sebagai dasar penyusun dokumen rencana kerja perangkat daerah 2027 melalui musrenbang kecamatan ini saya berharap kepada kepala perangkat daerah agar dapat mensinergikan usulan desa kecamatan Mandiangin timur ini menjadi bagian dari rencana kerja perangkat daerah RKPD sesuai dengan tupoksi nya masing-masing,”
” Pelajari dan pahami serta pertajam kembali rumusan program dan kegiatannya dengan tepat mengedepan azas hepatifitas efisien serta pertimbangan kemampuan keuangan daerah dan kepada saudara camat agar betul-betul mengetahui kebutuhan masyarakat, masyarakat yang telah dijaring bagi masyarakat dapat diakomodir sesuai dengan skala prioritas yang kemudian akan dibahas ditetapkan pada Musrenbang Kabupaten, untuk itu kami berharap Musrenbang kecamatan yang diadakan pada hari ini dapat menghasilkan perencanaan program kegiatan yang benar-benar Prioritas, realistis, Berkualitas berdasarkan kebutuhan masyarakat.” Ujar H Juddin
Penulis: An75






