Hasil Tak sesuai Kesepakatan Petani Plasma Gurun Tuo dan Rangkiling Gabung Aksi Protes hingga Blokir Jalan PT SAM

Berita, Daerah667 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
SAROLANGUN – Puluhan Petani Plasma Desa Gurun Tuo dan Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, Senin (6/4)2026) menggelar aksi demonstrasi di simpang jalan produksi milik PT SAM.

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan petani terhadap hasil penjualan yang dinilai, tidak lagi sesuai dengan kesepakatan awal, yakni pola pembagian 70:30 antara perusahaan dan petani.

Para petani mengaku heran karena pendapatan dari hasil panen tidak sebanding dengan luas lahan yang telah mereka serahkan kepada perusahaan sebagai bagian dari kemitraan.

Koordinator aksi, Zikri, dalam orasinya menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan akumulasi dari persoalan yang telah lama tidak mendapatkan kepastian penyelesaian.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk perjuangan petani plasma yang selama ini belum mendapatkan kejelasan. Kami berharap persoalan ini segera dituntaskan,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Muratara Sukses Menggelar Rapat Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2024

Aksi sempat memanas ketika seorang pria yang mengaku sebagai pihak keamanan datang dengan nada tinggi, sehingga memicu ketegangan di lokasi. Namun situasi kembali kondusif setelah pihak pengamanan perusahaan bersama aparat TNI turun tangan dan menenangkan massa.

Pihak pengamanan PT. SAM juga menyampaikan bahwa perwakilan manajemen PT SAM akan segera menemui para demonstran untuk melakukan dialog.

Namun, hingga siang hari, pihak perusahaan belum terlihat hadir di lokasi aksi. Sementara itu, para petani masih bertahan di depan portal jalan produksi hingga berita ini diterbitkan.

Akibatnya, sejumlah truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) milik PT. SAM tertahan dan belum dapat memasuki area perusahaan. Namun demikian, aksi masih berlangsung kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *