Gacor dalam dua hari KPK OTT 25 Orang di tiga tempat yang berbeda

Berita, Nasional839 Dilihat

Pelanginusantaranews.com,
JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dua hari yaitu hari Rabu (17/12/2025) hingga Kamis (18/12/2025) menjadi hari yang sibuk bagi Komisi Pemberantasan Korupsi, karena mereka melakukan operasi tangkap tangan di tiga lokasi berbeda, lembaga antirasuah tersebut melakukan tiga operasi tangkap tangan (OTT). Dari hasil 3 OTT itu, KPK berhasil menangkap 25 orang.

Berikut rincian 3 OTT KPK pada 17 dan 18 Desember 2025:

1. OTT Banten
KPK melalui Juru Bicara Budi Prasetyo mulanya mengumumkan melakukan OTT di wilayah Banten, dan menangkap sejumlah lima orang. Selain itu, uang sejumlah Rp 900 juta disita oleh lembaga antirasuah tersebut.

KPK kemudian mengumumkan bahwa yang ditangkap dari OTT tersebut menjadi sembilan orang, yakni dilakukan di Banten dan Jakarta.

Baca Juga  H Riduan Agus Sukses Melantik PWI Kabupaten Sarolangun Periode 2025 - 2028

Sembilan orang tersebut terdiri atas seorang jaksa, dua penasihat hukum, dan enam pihak swasta.

Namun demikian, penanganan untuk dua terduga tersangka dari OTT tersebut kemudian diserahkan KPK kepada Kejaksaan Agung.

2. OTT Bekasi
Budi kemudian mengumumkan KPK melakukan OTT di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk mengonfirmasi penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Dalam OTT ini, KPK menangkap 10 orang, dan salah satunya merupakan Ade Kuswara.

KPK belum menjelaskan lebih lanjut terkait barang bukti yang disita KPK dalam OTT di Bekasi ini

3. OTT Kalimantan Selatan
Kamis (18/12) malam dengan mengumumkan OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, untuk mengonfirmasi peminjaman ruangan di Polres Hulu Sungai Utara untuk pemeriksaan.

Baca Juga  Lomba Pacu Perahu Tambah Meriah Saat Kedatangan Bupati dan Kapolres Sarolangun ke lokasi Perlombaan

Kemudian KPK mengabarkan sudah menangkap enam orang dalam OTT di Kalsel.

Identitas beberapa dari enam orang tersebut baru diumumkan pada Jumat (19/12) pagi, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara Albertinus Parlinggoman Napitupulu, dan Kepala Seksi Intelijen Kejari Hulu Sungai Utara Asis Budianto.dikutif dari liputan6.com.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita barang bukti uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *